Archive for the ‘elektronika’ Category

moving sign 1

setelah beberapa kali melakukan uji coba dan riset terhadap led matrik 24×6 yang artikel lengkapnya saya bahas disini, akhirnya moving sign untuk ukuran besar dengan scroll text yang dapat diatur selesai juga. untuk moving sign yang ini saya menjualnya khusus untuk keperluan iklan sebuah perusahaan atau kantor penyedia jasa advertising. bagi teman-teman yang berminat untuk membeli moving sign segala ukuran dan warna baik itu untuk keperluan indoor ataupun outdoor yang anti air hujan dan petir dapat memesannya di saya.

moving sign 2

untuk masalah harga jika anda berminat akan saya berikan link download price list yang sudah saya buat sebelumnya ke email anda. atau anda dapat menghubungi saya di nomor : 085792452513, beberapa sample foto yang saya sajikan dibawah ini merupakan hasil project pemasangan di berbagai tempat dan lokasi diseputaran kota denpasar-bali. saya sengaja menyajikan gambar-gambar hasil penginstalasian project moving sign agar teman-tean yang akan memesan led matrik atau moving sign ini dapat percaya dengan hasil barangnya.

moving sign 3

Gambar diatas merupakan salah satu moving sign pesanan yang masih dalam tahap uji coba dengan ukuran case 2,5cmx125cm dengan ukuran led matriks 48×8 maksimal12 karakter dengan build in RTC DS1307 untuk keperluan pewaktuan.

moving sign 4

gambar diatas adalah gambar pemasangan moving sign ukuran 30cm x 200cm moving sign pada salah satu laundry di kota denpasar dengan warna led bulp hijau superbright.

moving sign 5

 gambar diatas adalah gambar salah satu contoh moving sign untuk keperluan outdoor yang tentu saja waterproof terhadap hujan. dengan spesifikasi hingga 5000 kata dengan led red smd dan ukuran 15cmx 80cm dengan variasi tulisan dapat diatur dengan komputer dan mapu menyimpan tulisan scrolling atas bawah dan kanan kiri.

ini merupakan gambar penginstalasian moving sign ukuran 2,5cmx120cm dengan led warna merah untuk keperluan informasi di dinas perhubungan kota denpasar yang akhir tahun lalu dipasang di salah satu mobil dinas pengawasan.

moving sign 7

ini merupakan display moving sign yang dipasang pada sebuah toko money canger di daerah sanur-bali. dimana display ini mampu mengubah-ubah tampilan seven segmen sesuai dengan rate niali tukar uang asing. dan juga adanya tampilan jam yang dapat diatur secara otomatis. hasil hasil video moving sign dapat anda lihat pada bagian bawah ini

ATmega8 sikecil yang Gesit

Posted: April 10, 2011 in elektronika

setalah browsing beberapa menit di mbah google akhirnya dapet juga datasheet microkontroler Atmega8 keluarga ATmel. ya walaupun sedikit kecewa karena datasheet yang ku dapetin berbahasa asing tapi dengan sedikit bantuan tool translator dengan harapan agar bermanfaat buat teman-teman dalam membuat Tugas..

Arsitektur  mikrokontroler  jenis  AVR (Alf and Vegard RISC) pertamakali  dikembangkan  pada  tahun  1996  oleh  dua  orang  mahasiswa Norwegian Institute of Technology yaitu Alf-Egil Bogen dan Vegard Wollan. Mikrokontroler AVR kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh Atmel. Seri pertama AVR yang dikeluarkan adalah mikrokontroler 8 bit AT90S8515, dengan konfigurasi pin yang sama dengan mikrokontroler 8051, termasuk address dan data bus yang termultipleksi.

Mikrokontroler AVR menggunakan teknologi RISC (Reduced Instruction  Set  Computer) dimana set instruksinya dikurangi dari segi ukurannya dan kompleksitas mode pengalamatannya. Pada awal era industri komputer, bahasa pemrograman masih menggunakan kode mesin dan bahasa assembly. Untuk   mempermudah dalam pemrograman para desainer komputer kemudian mengembangkan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang mudah dipahami manusia. Namun akibatnya, instruksi yang ada menjadi semakin komplek dan membutuhkan lebih banyak memori. Dan tentu saja siklus eksekusi instruksinya menjadi semakin lama. Dalam AVR dengan arsitektur RISC 8 bit, semua instruksi berukuran 16 bit dan sebagian besar dieksekusi dalam 1 siklus clock. Berbeda dengan mikrokontroler MCS-51 yang instruksinya bervariasi antara 8 bit sampai 32 bit dan dieksekusi selama 1 sampai 4 siklus mesin, dimana 1 siklus mesin membutuhkan 12 periode clock. (lebih…)

Thyristor Bersaudara

Posted: Januari 3, 2011 in elektronika

Thyristor berakar kata dari bahasa Yunani yang berarti ‘pintu’. Dinamakan demikian barangkali karena sifat dari komponen ini yang mirip dengan pintu yang dapat dibuka dan ditutup untuk melewatkan arus listrik. Ada beberapa komponen yang termasuk thyristor antara lain PUT (programmable uni-junction transistor), UJT (uni-junction transistor ), GTO (gate turn off switch), photo SCR dan sebagainya. Namun pada kesempatan ini, yang akan kemukakan adalah  komponen-komponen thyristor yang dikenal dengan sebutan SCR (silicon controlled rectifier), TRIAC dan DIAC. Pembaca dapat menyimak lebih jelas bagaimana prinsip kerja serta aplikasinya.

Struktur Thyristor

Ciri-ciri utama dari sebuah thyristor adalah komponen yang terbuat dari bahan semiconductor silicon. Walaupun bahannya sama, tetapi struktur P-N junction yang dimilikinya lebih kompleks dibanding transistor bipolar atau MOS. Komponen thyristor lebih digunakan sebagai saklar (switch) ketimbang sebagai penguat arus atau tegangan seperti halnya transistor.

Gambar-1 : Struktur Thyristor

Struktur dasar thyristor adalah struktur 4 layer PNPN seperti yang ditunjukkan pada gambar-1a. Jika dipilah, struktur ini dapat dilihat sebagai dua buah struktur junction PNP dan NPN yang tersambung di tengah seperti pada gambar-1b. Ini tidak lain adalah dua buah transistor PNP dan NPN yang tersambung pada masing-masing kolektor dan base. Jika divisualisasikan sebagai transistor Q1 dan Q2, maka struktur thyristor ini dapat diperlihatkan seperti pada gambar-2 yang berikut ini.

Gambar-2 : visualisasi dengan  transistor

Terlihat di sini kolektor transistor Q1 tersambung pada base transistor Q2 dan sebaliknya kolektor transistor Q2 tersambung pada base transistor Q1.  Rangkaian transistor yang demikian menunjukkan adanya loop penguatan arus di bagian tengah. Dimana diketahui bahwa Ic = b Ib, yaitu arus kolektor adalah penguatan dari arus base.

Jika misalnya ada arus sebesar Ib yang mengalir pada base transistor Q2, maka akan ada arus Ic yang mengalir pada kolektor Q2. Arus kolektor ini merupakan arus base Ib pada transistor Q1, sehingga akan muncul penguatan pada pada arus kolektor transistor Q1. Arus kolektor transistor Q1 tdak lain adalah arus base bagi transistor Q2. Demikian seterusnya sehingga makin lama sambungan PN dari thyristor ini di bagian tengah akan mengecil dan hilang. Tertinggal hanyalah lapisan P dan N dibagian luar.

Jika keadaan ini tercapai, maka struktur yang demikian todak lain adalah struktur dioda PN (anoda-katoda) yang sudah dikenal. Pada saat yang demikian, disebut bahwa thyristor dalam keadaan ON dan dapat mengalirkan arus dari anoda menuju katoda seperti layaknya sebuah dioda.

Gambar-3 : Thyristor diberi tegangan

Bagaimana kalau pada thyristor ini kita beri beban lampu dc dan diberi suplai tegangan dari nol sampai tegangan tertentu seperti pada gambar 3. Apa yang terjadi pada lampu ketika tegangan dinaikkan dari nol. Ya betul, tentu saja lampu akan tetap padam karena lapisan N-P yang ada ditengah akan mendapatkan reverse-bias (teori dioda). Pada saat ini disebut thyristor dalam keadaan OFF karena tidak ada arus yang bisa mengalir atau sangat kecil sekali. Arus tidak dapat mengalir sampai pada suatu tegangan reverse-bias tertentu yang menyebabkan sambungan NP ini jenuh dan hilang. Tegangan ini disebut tegangan breakdown dan pada saat itu arus mulai dapat mengalir melewati thyristor sebagaimana dioda umumnya. Pada thyristor tegangan ini disebut tegangan breakover Vbo.

(lebih…)

artikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul Mengukur Suhu ruangan dengan Arduino dalam artikel itu suhu ruangan yang terukur dengan Arduino Hanya dapat ditampilkan melalui komunikasi serial pada komputer namun dengan membuat listing program menggunakan VisualBasic kita dapat menampilkan suhu ruangan lebih indah dipandang. listing program yang dipakai pada program VB6 silakahkan di download disini

setelah program diatas saya copy pada form new VB dan menyesuaiakan Port yang digunakan pada Arduino dengan VisualBasic maka akan tampil hasil dari pengukuran suhu ruangan dalam bentuk Derajad (‘C). seperti gambar di bawah ini.

Gadget isi ulang baterai bisa menggunakan sumber listrik dari listrik itu sendiri, angin, matahari sampai kinetik. Pernah membayangkan bila gadget isi ulang baterai menggunakan sumber tenaganya dari sinyal Wi-Fi? Nah loh, bingung kan?

RCA Airnergy adalah sebuah gadget isi ulang baterai yang memanfaatkan sinyal Wi-Fi untuk mengisi baterai isi ulang yang ada di dalamnya yang kemudian bisa kita gunakan mengisi ulang baterai di ponsel maupun gadget lainnya.

Sebenarnya teknologi ini hampir sama dengan yang pernah kami bahas sebelumnya yaitu tentang isi ulang baterai secara wireless dimanapun dan kapanpun, bedanya yang ini memanfaatkan sinyal Wi-Fi dan bisa menghasilkan energi yang lumayan besar.

Energi yang dihasilkan lumayan, RCA Airnergy bisa mengisi ulang baterai di ponsel BlackBerry dari posisi 30% sampai penuh hanya dengan waktu sekitar 90 menit.

Ini bukan konsep loh, katanya RCA Airnergy ini akan segera dijual dan harganya sekitar US$ 40 dan rencananya bahkan mereka sedang mempersiapkan untuk menjual baterai ponsel yang bisa isi ulang dengan hanya menggunakan sinyal Wi-Fi. Tuh, contohnya udah ada di foto. :-)

Mengingat penggunaan teknologi Wi-Fi sudah menjadi semakin umum, kami yakin teknologi dari RCA Airnergy ini bisa menjadi produk yang laku, apalagi dilihat dari harganya masih masuk akal.

sumber berita : [CES2010] RCA Airnergy Charger Harvests Electricity From WiFi Signals

Light Touch adalah sebuah proyektor interaktif kecil dengan resolusi WVGA yang bisa memproyeksikan gambar sampai ukuran 10 inches dan mengubah semua permukaan menjadi layar sentuh.

Light Touch akan memproyeksikan sebuah layar lengkap dengan keyboard yang bisa kita gunakan melalui teknologi infrared yang ada. Penggunaan keyboardnya sama seperti keyboard biasa, kecuali rasanya yang beda karena tidak ada bunyi “klik” tetapi “tok-tok” karena mengetik di meja. Untuk koneksinya sendiri, Light Touch bisa menggunakan Wi-Fi atau Bluetooth dan juga ada USB on-the-Go (Micro USB).

Fitur lain yang ada di Light Touch ini antara lain aplikasi Adobe Flash Lite 3.1, 2GB Flash memory, mendukung kartu MicroSD. Ukurannya sendiri cukup kecil loh, hanya 98 x 35 x 165 mm dengan berat hanya 400 gram.

Apakah ini sebuah komputer kecil? Hmmm, sepertinya belum bisa dikatakan sebuah komputer karena Light Touch tidak bisa dioperasikan tanpa bantuan komputer atau dengan kata lain tidak ada prosesor, sistim operasi dan sebagainya.

Mungkin lebih tepatnya disebut sebagai layar monitor sentuh tambahan yang sering kita sebut penggunaan multi monitor tetapi koneksinya bisa wireless. Anyway, kalau mau tahu bisa untuk apa saja kira-kira Light Touch ini, bisa dilihat di gambar atau foto yang ada.

Sejauh ini, Light Touch baru akan mulai dipamerkan di CES 2010 di Las Vegas, belum tahu kapan mulai dijual.


Percaya atau tidak, dalam waktu dekat, perusahaan elektronik Jepang, NEC akan meluncurkan HP yang menggunakan baterai bertenaga air yang menggunakan teknologi Liquid Fuel Cell yaitu teknologi yang menghasilkan sumber tenaga (listrik) dari sebuah reaksi kimia.

Walaupun belum ada keterangan detil dan resmi dari NEC tetapi di webnya sendiri telah “dipamerkan” seperti apa baterai HP tersebut. Menggunakan penutup yang transparan agar memudahkan pengguna untuk mengetahui bila air di baterai sudah akan habis.

Sepertinya nanti cukup bawa air saja di botol kecil dibandingkan dengan membawa adaptor kemana-mana untuk mengisi ulang baterai HP anda. ini merupakan teknologi terbaru dalam hal sumber energi yang tentunya sangat ramah lingkungan, karena tidak membutuhkan sumber tegangan lagi apabila baterai HP kita habis.

sumber : Nec Flask Cell Phone Is Pure Liquid Gold.