mengukur suhu ruangan dengan Arduino

Posted: September 21, 2010 in technology

saat itu teman saya, Agus ariawan bertandang kerumah dengan perjanjian yg telah kami sepakati bersama,, seketika itu juga ia membawa modul elektronika yang membuat saya kaget yaitu modul Arduino. ternyata maksud dan tujuan ia membeli modul arduino adalah ingin menambah dan mengasah kemampuanya di bidang mikrokontroler dan sebagai tugas dari tempat ia kini magang..

Arduino adalah kit elektronik atau papan rangkaian elektronik open source yang di dalamnya terdapat komponen utama yaitu sebuah chip mikrokontroler dengan jenis AVR dari perusahaan Atmel.

Mikrokontroler itu sendiri adalah chip atau IC (integrated circuit) yang bisa diprogram menggunakan komputer. Tujuan menanamkan program pada mikrokontroler adalah agar rangkaian elektronik dapat membaca input, memproses input tersebut dan kemudian menghasilkan output sesuai yang diinginkan. Jadi mikrokontroler bertugas sebagai ‘otak’ yang mengendalikan input, proses dan output sebuah rangkaian elektronik.

Mikrokontroler ada pada perangkat elektronik di sekeliling kita. Misalnya handphone, MP3 player, DVD, televisi, AC, dll. Mikrokontroler juga dipakai untuk keperluan mengendalikan robot. Baik robot mainan, maupun robot industri.

Karena komponen utama Arduino adalah mikrokontroler, maka Arduino pun dapat diprogram menggunakan komputer sesuai kebutuhan kita. untuk dapat mengukur suhu ruangan dibutuhkan 1 komponen saja yaitu LM35. selain modul mikrokontroler Arduino.

LM35 adalah sensor suhu dari National Semiconductor yang mempunyai akurasi tinggi. Outputnya berupa tegangan analog dan memiliki jangkauan pengukuran -55ºC hingga +150ºC dengan akurasi ±0.5ºC. Tegangan output adalah 10mV/ºC. Output dapat langsung dihubungkan port mikrokontroler yang memiliki ADC atau dengan Arduino, karena Arduino memiliki port ADC (analog input) sebanyak 6 buah. kemudian rangkailah modul Arduino dengan sensor suhu seperti gambar di bawah ini

setelah merangkai sensor suhu dengan modul mikrokontroler kemudian jalankanlah program Arduino Alpha dengan mencopy paste dlu program di bawah ini

// deklarasi variabel
float tempC;
int tempPin = 0;
void setup()
{
Serial.begin(9600); // buka serial port, set baud rate 9600 bps
}
void loop()
{
tempC = analogRead(tempPin);           // baca data dari sensor
tempC = (5.0 * tempC * 100.0)/1024.0;  // konversi analog ke suhu
Serial.println((int)tempC,DEC);        // kirim data via serial
delay(1000);                           // tunggu sejenak
}

setelah source code di atas di copy paste pada program arduino maka klik tombol Verify kemudian segeralah di upload setelah itu untuk melihat hasil dari program tersebut klik Serial Monitor sehingga hasilnya seperti gambar di bawah ini

gambar diatas merupakan hasil dari printscreen image komputerku yang menampilkan suhu ruangan menggunakan Arduino dan LM 35. terlihat pada form serial muncul angka 27 yang artinya adalah suhu ruangan saat itu dan gambar disampingnya adalah program Arduino Alpha.

Komentar
  1. […] ini merupakan lanjutan artikel sebelumnya yang membahas tentang suhu ruangan denga Arduino namun tidak menampilkan di serial monitor tapi pada LCD 2×16 dan menambahkan acrylic sebagai […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s